Sabtu, 31 Agustus 2013

Rp910 Juta untuk 14 Koptan Disalurkan


KUANSING (RP) - Dinas Perikanan Kabupaten Kuantan Singingi menyalurkan dana sebesar Rp910 juta untuk 14 kelompok tani (Koptan) yang ada di Kuansing. Masing-masing kelompok tani mendapatkan bantuan Rp65 juta.

Dana tersebut diserahkan Bupati H Sukarmis melalui Kepala Dinas Perikanan Kuansing Ir Emmerson kepada 14 kelompok tani tersebut, di Wisma Hasanah Teluk Kuantan, Selasa (27/8).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Perikanan Budidaya (PUMP-PBB) tahun 2013 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, yang bertujuan untuk mengembangkan serta meningkatkan produktivitas ikan di Indonesia.

Untuk menjalankan program ini, para petani terlebih dahulu harus mendapatkan pengetahuan tentang aturan, petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan penggunaan dari dana Rp910 juta ini.

Sehingga, Pemkab Kuansing yang mendapatkan program tersebut melalui Dinas Perikanan melaksanakan acara sosialisasi program PUMP-PB.

Sosialisai program ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kuansing, Ir Emmerson yang dihadiri para pejabat di Dinas Perikanan, para Kepala UPTD Perikanan, Penyuluh Lapangan, dan Ketua Kelompok Tani beserta anggota yang menerima bantuan ini.

Adapun 14 kelompok tani yang menerima bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI ini adalah, Kelompok Tani Lel Bersatu dari Desa Sako Pangean, Sejahtera Bersama dari Desa Sungai Langsat Pangean, Mina Batuah dari Desa Sako Pangean, dan Sentra Binjai dari Desa Rawang Binjai Pangean.

Kemudian, Koptan Binti Mandi dari Pulau Kijang Kuantan Hilir, Tigo Muaro dari Desa Kampung Baru Inuman, Soriak Mandiri I dan II dari Desa Seberang Taluk Hilir, Kecamatan Kuantan Tengah.

Selanjutnya, Koptan Rimtakop Sepakat dari Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik, Sikuran Jaya dari Desa Bedeng Sikuran Inumman, Rao-rao dari Desa Kampung Bari Sentajo Raya, Pincuran Betung dari Desa Koto Cerenti, Batang Kanca Jaya dari Desa Tebarau Panjang Gunung Toar dan Mina Mandiri dari Kelurahan Sungai Jering Kuantan Tengah. Sebanyak 14 kelompok tani yang mendapat bantuan ini merupakan hasil verifikasi dan seleksi dari pihaknya di Dinas Perikanan.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Perikanan Kuansing, Ir Emmerson mengatakan, bahwa dana yang disalurkan kepada koptan ini merupakan dana dari pemerintah pusat yang merupakan aspirasi yang disampaikan oleh pihaknya di Pemkab Kuansing, yang didukung oleh Bupati H Sukarmis dan bantuan dari anggota DPR RI asal Riau di pusat.(adv/a)

Di Kuansing, Mati Lampu Setiap Dua Jam

TELUK KUANTAN (RP) - Pelanggan PLN di Kabupaten Kuantan Singingi kecewa. Pasalnya, hampir tiap dua jam aliran listrik LN mati dan tidak beraturan lagi.

Akibatnya, seluruh kegiatan warga menjadi terganggu, mulai dari kantor pemerintah, swasta, pendidikan, usaha masyarakat dan kegiatan rumah tangga. Tetapi PLN Teluk Kuantan berdalih tidak menginginkan terjadinya situasi ini.

‘’Dulu mati lampu hanya dua jam sehari, sekarang rata-rata tiap dua jam lampu mati, kadang-kadang pas mengetik mati langsung data jadi hilang,’’ ujar Andi Candra, warga Benai kepada wartawan, Rabu (28/8).

Keluhan yang sama pernah diutarakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kuansing Drs H Syoffaizal MSi. Akibatnya pelayanan KTP, kartu keluarga dan akta kelahiran serta pelayanan administrasi kependudukan lainnya menjadi terganggu.

‘’Kalau mati lampu warga menunggu dua jam bahkan lebih, padahal saat ini penerimaan PNS tingkat pengurusan KTP, akta kelahiran dan kartu keluarga meningkat, belum lagi elemen lain seperti guru untuk urusan kependudukan,’’ ujarnya.

Parahnya lagi, mati lampu yang tidak teratur bisa mengakibatkan kerusakan alat-alat seperti alat perekam e-KTP. ‘’Harusnya disaat seperti ini, PLN memberikan prioritas bagi kantor-kantor yang sedang melayani publik,’’ ujarnya.

Kepala PLN Ranting Teluk Kuantan, Darwin yang dikonfirmasi, Rabu siang terkait keluhan warga ini mengaku tidak menginginkan ini terjadi.

‘’Mana mungkin kami mau kondisi ini, banyak yang komplain kepada kami, dan kami faham kalau warga komplain dan kecewa, tetapi hal ini terjadi karena kondisi pasokan daya ke Kuansing yang kurang,’’ ujarnya.

Menurutnya, untuk pasokan normal, setiap hari Kuansing harus menerima kiriman 27 megawatt. Tetapi yang terkirim saat ini hanya 4 Megawatt setiap hari. Karena itu, pihaknya terpaksa melakukan pemadamam bergilir.

Pengurangan daya karena kapasitas PLTA Ombilin juga berkurang akibat kemarau dan kerusakan. ‘’Diutamakan di kota, yang didesa akan komplain, diutamakan di desa yang di kota akan komplain,’’ ujarnya.

Sabtu, 29 Juni 2013

Lokasi pacu rayon IV Sentajo Raya Macet, Pemberlakuan satu arah masuk dan keluar.

Kuansingwide-shot. Pacu jalur kecamatan Rayon IV tahun ini dilaksanakan di Kecamatan Sentajo Raya. Rencananya akan dilaksanakan di Desa Pulau Komang. Karena lokasi ini merupakan yang paling representatif dibandingkan tempat lain.

"Namun karena gelanggang baru pertama kali menjadi arena pacu jalur, maka Panpel dan Pemerintah Kecamatan akan bekerja keras mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung agar pelaksanaan pacu jalur berjalan lancar dan sukses," ujar Camat Sentajo Raya, Andika Putra, Rabu (3/4).

Untuk masalah alur sungai, harus dikondisikan agar semakin lurus dan tidak berbelok. Sebab, di lapangan ditemukan adanya tebing Sungai Kuantan yang berkelok yang terbentuk secara alami. Untuk alur panpel perlu kerja keras agar reprsentatif dan yang Kita inginkan alurnya maksimal, tapi perlu dikondisikan.

Mengenai masalah akses penonton yang ingin masuk ke arena, sudah memadai. Karena sudah ada jalan tembus dari Desa Pulau Komang menuju Desa Koto Sentajo. Hanya saja yang sedang dibahas apakah perlu pemberlakuan satu arah masuk dan keluar untuk menghindari kemacetan.

Selain itu ditambahkan lokasi pacu juga dapat di akses masuk dari seberang taluk tepatnya di kenegerian kopah. jalan ini bisa di tembus dari kedua jembatan yang ada di teluk kuantan (jembatan gantung). akses masuk ini merupakan salah satu solusi kemacetan dan diharapkan nantinya dapat mengurangi terjadinya resiko kemacetan di arena pacu jalur rayon IV sentajo raya.

Ditambahkan lagi lokasi di kenegerian kopah, tepatnya di seberang sentajo raya dapat menampung lebih banyak penonton dan jalur-jalur yang ikut karna terdapat hamparan pasir/pulau bungin sebagai tambatan jalur-jalur yang ikut berpartisipasi dalam ajang perdana rayon IV tepian Datuak Simambang Rajo Nan Putiah Sentajo Raya.

" Mengenai jadwal, sesuai SKP Bupati akan dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 3 Juli 2013 mendatang. Jadi tersisa waktu dua hari lagi, masih terus akan dimanfaatkan membenahi sarana dan prasarana yang ada khusus nya di kenegerian kopah hal ini dilakukan untuk kenyamanan penonton nantinya"

Minggu, 09 Juni 2013

PODSI-Riau mem­beri kejutan pada festival Dra­gon Boat Internasional Padang 6-9 juni 2013

Kuansing Wide Shot, KWS — Dilansir surat kabar Kota Padang (Padang Expres). Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau mem­beri kejutan pada festival Dra­gon Boat Internasional Padang 2013. Dari lima nomor lomba kategori umum, PODSI Riau melaju ke final di seluruh nomor yang akan digelar hari ini. Lima nomor yang telah dipastikan masuk final adalah, 12 pedayung putra, 12 peda­yung putri, 12 pedayung mix (campuran) dan 22 pedayung mix dan nomor 22 pedayung putra.

Pelatih kepala Dragon Boat Riau, Muhammad Amin Zepo mengatakan, hasil ini diluar dugaan karena pedayung Riau merupakan atlet muda yang sebelumnya tidak dipersiap­kan untuk iven ini. Ia pun sangat bangga dengan perjua­ngan keras yang dilakukan atlet mudanya. Walaupun te­lah memastikan timnya masuk final di lima nomor per­lom­ba­an, namun Zepo tidak mere­mehkan peserta lain.

“Kami sangat bersyukur dan bangga dengan hasil yang telah kami capai hingga saat ini. Tim yang kami bawa ini sebagian besar merupakan pelajar PPLP Riau yang baru dua minggu kami persiapkan,” kata Zepo yang didampingi asistennya Syafriantoni ST, kemarin (8/9).

Zepo menambahkan, da­lam iven ini, PODSI Riau mem­bawa 40 pedayung yang terdiri dari 25 pedayung putra dan 15 pedayung putri. PODSI Riau tidak menargetkan apa-apa dalam iven ini. Tujuannya adalah bagaimana membe­rikan pengalaman dan jam terbang kepada atlet mudanya.  

“Kami tidak menargetkan apa-apa dalam lomba kali ini. Kami hanya ingin menambah pengalaman bertanding peda­yung muda, karena 15 peda­yung senior sedang persiapon Sea Games dan kejuaraan Asia di Maccau. Tim-tim yang ikut tahun ini kuat-kuat, semoga saja pedayung Riau dapat tampil maksimal dan me­menangkan lomba,” kata pela­tih yang juga merupakan pe­raih emas PON 2000 Jatim nomor kano dan dua emas di kejuaraan Asia 2001 di Vietnam tersebut.

Sementara, tim Sumbar yang masuk final adalah, Kota Padang di nomor 12 pedayung mix, PODSI Agam dan PODSI Kota Padang di nomor 12 pe­dayung putri.

Empat tim yang masuk final di nomor 12 pedayung mix yaitu, Batang Hari Jambi, DKI Jakarta, PODSI Riau dan Kota Padang. 12 pedayung putra yaitu, PODSI Riau, Cambodia, Kalimantan Barat dan Saro­langun Jambi. 12 pedayung putri, PODSI Agam, PODSI Riau, PODSI Kota Padang dan Batang Hari Jambi.

Nomor 22 pedayung mix yang masuk final adalah, PODSI Riau, DKI Jakarta, PODSI Agam dan Batang Hari Jambi. Sementara, nomor 22 pedayung putra, Sarolangun Jambi, Muaro Jambi, Kabu­paten Pesisir Selatan dan PODSI Riau.

Sedangkan yang masuk final di nomor 12 pedayung kesatuan adalah, Yonif 131 Braja Sakti Payakumbuh, Ma­ri­nir Padang, Satrolda Pol Air Sumbar dan Korem 032 Wirabraja.

Ketua lapangan Festival Dragon Boat 2013 Maidison menyebutkan, hari ini akan berlangsung partai final 7 nomor.

Di antaranya, 12 peda­yung mix, 12 pedayung putra, 22 pedayung putra, 22 peda­yung mix, 12 pedayung putri, 12 pedayung kesatuan dan nomor antar bangsa.

“Final akan dimulai pukul 16.00 WIB. untuk nomor antar bangsa akan bertanding, Australia, Malaysia, Cambodia dan Indonesia. Tim Indonesia nan­ti akan diwakili oleh gabungan pedayung Sumbar dan DKI Jakarta,” kata Maidison. (cr3) 
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=44585

Senin, 13 Mei 2013

Terkubur 2 Pekan, Satu Perempuan Selamat

SAVAR - Tim penyelamat Bangaldesh menemukan korban perempuan selamat meski terkubur hidup-hidup selama 17 hari di bawah reruntuhan Gedung Rana Plaza, Jumat (10/5/2013). Korban diketahui bernama Reshma.

Pejabat angkatan darat Bangladesh langsung memerintahkan penghentian operasional alat berat di lokasi. Upaya ini untuk mempermudah menyelamatkan korban dari puing-puing bangunan berlantai delapan itu. Korban melambaikan tangan ke arah tim penyelamat dari lokasi tempat ia terkubur.

Ia berada di ruang bawah tanah gedung tersebut. Tim penyelamat langsung memberikan korban air dan biskuit melalui sela-sela puing bangunan.

Tim menggunakan gergaji tangan serta peralatan lain untuk membuka besi dan puing-puing agar dapat membebaskan Reshma. Tim juga membawa tabung oksigen ke lokasi untuk bantuan pernafasan.

Tim penyelamat telah membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh sejak 24 April lalu. Sebanyak 2.500 orang berhasil diselamatkan seusai tragedi terburuk di Bangladesh itu.

Hingga kemarin tim penyelamat telah mengeluarkan 1.039 jenazah dari reruntuhan bangunan. "Kami sudah mengambil 1.039 mayat," kata juru bicara tim penyelamat, Zihadul Islam, seperti dilansir tempo.co.

Ratusan kerabat korban masih berkumpul di sekitar lokasi dengan membawa foto anggota keluarga mereka yang masih hilang. Namun, tim penyelamat mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi jasad yang sudah membusuk di hari ke-17 pasca-insiden terjadi.

"Sekitar 156 korban yang belum teridentifikasi sudah dikubur," ujar Walikota Distrik Dhaka, Mohammad Yousuf Harun. Harun menambahkan, DNA para korban telah dikumpulkan sehingga nantinya dapat dicocokkan dengan keluarga untuk identifikasi. (Fajar/MRNetwork)
http://www.halloriau.com/read-internasional-34614-2013-05-11-terkubur-2-pekan-satu-perempuan-selamat-.html

Rancang Perda, Pemkab Kuansing Stuban ke Bandung

TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuansing Jumat (10/5/2013) melakukan studi banding (Stuban) ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Stuban ini dalam rangka sinkronisasi pengajuan Peraturan Daerah (Perda).

Kedatangan Pemkab Kuansing dipimpin Asisten I Setda Drs H Erlianto bersama dengan rombongan diterima langsung Asisten I Pemkab Bandung H Yudhi Hariyanto,SH.

Turut mendampingi Erlianto, Kabag Hukum Setda Kuansing, Wim Jefrizal dan Kasubag Peraturan Perundangan Yurdaningsih, SH dan sejumlah staf. Sementara dari Pemkab Bandung selain Asisten I juga hadir Kabag Hukum Pemkab Bandung Dicky A, SH, MH dan Kasubag Dokumentasi Herlin Anggela Dewi, SH.

Pada pertemuan yang berlangsung di ruang multi media, Pemkab Bandung menurut Kabag Hukum Dicky lebih banyak mengurusi regulasi tentang kebijakan keuangan daerah, terutama mengenai menyangkut payung hukum penggunaan anggaran.

Namun untuk Prolegda penyelenggaran pendidikan sudah ada Perda Nomor 26 Tahun 2011, Tentang Pertambangan sudah ada Perda  nomo08 Tahun 2011, untuk PPNS belum ada.

"Namun demikian semua Perda yang sudah ada dapat dilakukan sinkronisasi sesuai dengan kebutuhan Kuansing," ujar Dicky Kabag Hukum Pemkab Bandung.

Ditambahkan Dicky, tahun ini Pemkab Bandung mengajukan 13 Ranperda diantaranya tentang Inspektorat yang terjadi perubahan distatus pejabatnya dari struktural menjadi fungsional, Ranperda tentang jasa umum dan pengelolaan air tanah.

Sementara itu Kabag Hukum Setda Kuansing, Wim Jefrizal menambahkan, Kunker kali ini juga untuk sinkronisasi dan harmonisasi beberapa Ranperda yang menjadi prioriotas untuk diajukan ke DPRD Kuansing.

Seperti Ranperda Izin Usaha Jasa Konstruksi, Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan, Ranperda Pengelolaan Pertambangan dan Mineral Batubara, Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Ranperda Pembentukan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil).(Idi Susianto/MRnetwork)
http://www.halloriau.com/read-kuansing-34631-2013-05-12-rancang-perda-pemkab-kuansing-stuban-ke-bandung.html

Wujud Komitmen Perusahaan, Program RAPP Sejahterakan Warga Pulau Padang

PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) senantiasa menunjukkan komitmen yang kuat dalam peran serta membangun bumi lancang kuning dan mensejahterakan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasionalnya. Berbagai kegiatan dan program Corporate Social Responsibility (CSR) telah berlangsung sejak tahun 1999 hingga saat ini.

Program-program tersebut diantaranya program Pertanian Terpadu (IFS), Usaha Kecil dan Menengah (SME�s), Pelatihan Keterampilan Kejuruan (Vocational Training), Pembangunan Infrastruktur (SIP), Kesukarelawanan Karyawan (EV), Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Pendidikan, Bidang Keagamaan, hingga program yang berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan.

Program ini sudah diimplementasikan di sekitar wilayah operasional perusahaan, yakni di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Siak, Kuansing, dan Kep Meranti.

Saat ini RAPP tengah fokus menjalankan berbagai program Community Development (CD) di Kep Meranti, khususnya di Pulau Padang. Meski sempat berhenti beroperasi akibat pro kontra terhadap keberadaan perusahaan kertas tersebut, RAPP tetap melanjutkan estafet program CD yang menjadi tonggak penting perusahaan dalam menumbuhkembangkan diri bersama masyarakat.

Hingga saat ini perusahaan telah memberikan kontribusi berupa bantuan pemberian beasiswa mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, memberikan peluang kerja dan usaha kepada masyarakat lokal, peningkatan tingkat kesehatan masyarakat seperti pelayanan paket gizi, pengobatan massal, imunisasi serta sunatan massal, pelatihan kejuruan, peningkatan kapasitas imam dan khatib, pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.

Tak kalah menariknya, untuk lebih mempermudah aktifitas bagi masyarakat Pulau Padang, RAPP juga memberikan bantuan infrastruktur yang telah diberikan berupa bantuan pembangunan masjid/musholla, sekolah, sarana olah raga, kantor desa, peralatan/meubel, jalan desa serta bangunan sosial lainnya. Hal ini merupakan bentuk komitmen RAPP untuk menyejahterakan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional Pulau Padang.

Seperti dalam rilis yang diterima Halloriau.com, Asman, tokoh masyarakat Desa Mengkopot mengungkapkan, ''Sebelumnya saya pernah mengikuti sosialisasi yang difasilitasi oleh perusahaan. Kemudian ada yang mengatakan jika perusahaan masuk maka pulau padang akan hanyut (tenggelam, red), banjir. Menurut saya, kemarin itu ada segelintir masyarakat yang terprovokasi oleh hal-hal yang bersifat kepentingan kelompok. Syukurlah alhamdulillah untuk saat ini, Desa Mengkopot sudah kondusif. Karena adanya penghentian sementara operasional RAPP beberapa waktu lalu, banyak terjadi pengangguran. Saat ini Desa Mengkopot menjadi perhatian lewat program CD nya, selagi perusahaan berjalan sesuai prosedur, kami tetap mendukung, harapan saya program CD nya berkelanjutan sepanjang tahun.''

Senada dengan Asman, Aris (60), salah seorang pemilik kantin di Sei Kuat, sangat merasakan dampak dari penghentian operasional RAPP di daerahnya. Pria yang telah menetap di Sei Kuat sejak tahun 1985 itu mengatakan, semenjak operasional RAPP berhenti, selama satu tahun belakangan kantin miliknya terpaksa harus ditutup. Ia juga terpaksa memulangkan pekerja tetapnya yang berjumlah 12 orang karena tak sanggup membayar upah mereka.

''Selama penghentian ini saya mengalami kerugian yang cukup besar. Dan sejak pertengahan April lalu sudah banyak orang yang datang ke sini (Desa Sei Kuat, red), sehingga penghasilan mulai banyak,'' ujar Pria asal Binjai, Sumatera Utara itu saat ditemui disela-sela aktivitasnya.

Sementara itu, Marzum, Estate Manager RAPP untuk wilayah Pulau Padang mengungkapkan, RAPP akan memberikan peluang kerja bagi lebih kurang 500 orang penduduk tempatan dan membuka kesempatan kepada kontraktor lokal. Program dari CD kembali bergulir seperti perbaikan jalan yang sedang dinantikan oleh masyarakat, serta bantuan infrastruktur lainnya.

Keberadaan RAPP sangat berdampak bagi pembangunan. Hal ini didukung oleh hasil penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM-UI) tahun 2010 menyimpulkan selama beroperasi (1999-2010) RAPP telah berkontribusi dalam pembentukan PDB nasional sekitar Rp 75 trilliun.

Berkontribusi dalam menciptakan pendapatan rumah tangga nasional sekitar Rp 22.3 trilyun, dan Riau sekitar Rp 17.1 trilyun (76.6%), dan sisanya 23.4% muncul di Provinsi lainnya. Kontribusi peningkatan jumlah tenaga kerja RAPP dan perusahaan rekanannya secara rata-rata sekitar 87 ribu orang, yang terdiri dari 64 ribu orang (72.95%) di Riau, dan 23 ribu orang (27.05%) muncul di provinsi lain. Pengeluaran untuk program CSR telah memberikan dampak multiplier output, bahkan dalam jangka panjang, alokasi pengeluaran program CSR yang tepat sasaran dapat membantu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (*/Yusni Fatimah)
http://www.halloriau.com/read-otonomi-34619-2013-05-11-program-rapp-sejahterakan-warga-pulau-padang--.html

Sabtu, 11 Mei 2013

Kader PPP Kuansing Loncat ke Hanura

XNEWSS.COM-KUANTAN SINGGI-Menjelang Pemilu Legislatif 2014, peta politik semakin memanas. Tidak haya di tingkat elit pusat, kekisruhan partai juga terjadi sampai ke tingkat pimpinan anak cabang (PAC).

Salah satunya di Kuantan Singingi, Mantan Ketua DPC PPP Sukemi, S.Ag yang juga mantan anggota DPRD Kuansing periode 2004-2009, memastikan
diri bergabung dengan Partai Hanura.

Menurut Sukemi, alasan dirinya memilih berlabuh ke partai nomor urut 10 ini karena partai Hanura dipandang sangat memihak kepada rakyat."Idiologi mereka yaitu 'tidak akan pernah menghianati rakyat'itu menurut saya sangat mulia untuk diperjuangkan," ujar Sukemi yang mengaku pada 2014 nanti akan maju untuk calon DPRD propinsi.

Oleh sebab itu menurut Sukemi, jauh-jauh hari dirinya telah melakukan sosialisasi baik di Kabupaten Inhu maupun di Kuansing sendiri."Ini saja
saya bersama kawan-kawan baru saja bersilaturahmi dengan masyarakat Kuala Cinaku Kabupaten Inhu," ungkapnya, sore kemarin.

Perihal bergabungnya Sukemi ini dipartai Hanura, dibenarkan Ketua DPC Hanura, Ijlis Hadi, S.Pd saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya. "Memang ada beberapa kader partai lain termasuk kader-kader partai yang tidak lolos yang ingin bergabung ke kita, dan kita tentunya sangat terbuka, namun demikian kita juga tentu akan selektif dan melihat komitmennya untuk bersama-sama membesarkan partai ini. Kalau nanti justru akan menjadi duri dalam daging tentu tidak kita terima," ujar Ijlis Hadi.

Selanjutnya, ia juga menyebutkan bahwa sesuai dengan arahan DPP, Ijlis hadi menyatakan bahwa DPC Hanura Kuansing telah melakukan penjaringan caleg sejak 2011 lalu.

"Kita sudah dari 2011 lalu melakukan penjaringan, dan itu kita minta masing-masing PAC melakukannya dan mengusulkan ke DPC, nanti baru ada
tim 7 namanya untuk menseleksi masing-masing yang telah diusulkan PAC-PAC ini," katanya. (rat/rbc)
http://xnewss.com/view/Kuansing---Rohul/1210/Kader-PPP-Kuansing-Loncat-ke-Hanura.html#.UY49QlIY3z8

Jumat, 10 Mei 2013

Jadwal Festival, Pacu jalur di Kuansing 2013

Tradisi pacu jalur adalah kegiatan olah raga balap dayung tradisional dari Kabupaten Kuantan Singingi di Provinsi Riau. Olahraga balap dayung ini menggunakan perahu yang terbuat dari kayu gelondongan yang panjang yang disebut jalur.
Pacu jalur diselenggarakan setiap tahun dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Festival pacu jalur setiap tahunnya selalu dimeriahkan oleh ratusan perahu dan ribuan atlet dayung.
Tradisi pacu jalur sampai sekarang masih dilestarikan dan telah menjadi salah satu kegiatan rutin tahunan Dinas Pariwisata Kabupaten Kuantan Sangingi. Kemeriahan festival pacu jalur mampu menarik ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri.
Pacu jalur dari Kuantan Singingi memiliki sejarah dari kegiatan masyarakat setempat pada tahun 1900-an. Di masa lalu masyarakat daerah Kuantan Singingi menggunakan perahu-perahu gelondongan sebagai sarana transportasi.

Perahu gelondongan juga digunakan untuk mengangkut dan memindahkan hasil bumi atau hasil hutan dari daerah Kuantan Singingi.

- Rayon I di Kecamatan Inuman , tanggal 13 - 15 Juni.

- Rayon II di Kecamatan Gunung Toar , Tanggal 18 - 20 Juni.

- Rayon III di Kecamatan Pangean , Tanggal 25 - 27 Juni.

- Rayon IV di Kecamatan Sentajo Raya , Tanggal 1 - 3 Juli.

- Pacu Jalur Even Nasional di Tepian Narosa Teluk Kuantan akan di adakan pada tanggal 22 - 25 Agustus.

                  Mari Kita Sukseskan Pacu Jalur 2013!!!!

salam: Kuansing Wide-Shotlihat juga Link:
Fb:   http://www.facebook.com/kuansing.wideshot.3
Twetter: @kuansingwideshot

Biaya Haji 2013 Resmi Rp 34,3 Juta

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya sudah meneken peraturan presiden (perpres) biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2013. Presiden mengucap syukur karena BPIH tahun ini lebih rendah USD 90 dibanding tahun lalu. Kementerian Agama (Kemenag) segera menetapkan masa pelunasan BPIH 2013 bagi calon jamaah haji yang masuk kuota haji tahun ini.

Kabar pengesahan Perpres BPIH 2013 itu ditegaskan Menteri Agama Suryadharma Ali.
"Memang benar sudah disahkan Presiden Perpresnya. Sebentar lagi akan mulai dibuka masa pelunasan," katanya usai mengikuti rapat di kantor Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) kemarin.

Menteri yang juga ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, saat ini tugasnya Kemenag untuk menyiapkan urusan teknisnya.

"Termasuk kapan calon jamaah haji bisa mulai melunasi, akan kita tetapkan segera," papar menteri yang akrab disapa SDA itu. Dia meminta supaya masyarakat yang sudah masuk kuota haji tahun ini, supaya mempersiapkan diri. Diantara yang utama adalah mempersiapkan uang untuk melunasi ongkos naik haji.

Persiapan ini penting, karena mulai tahun ini Kemenag hanya membuka satu tahap pelunasan BPIH. Jika ada calon jamaah haji kuota 2013 yang tidak bisa melunasi BPIH pada waktu yang telah ditetapkan, maka nomor porsinya masuk daftar sisa kuota. Sisa kuota ini lantas ditarik oleh Kemenag, selanjutnya dibagikan lagi ke daerah untuk dipakai jamaah lanjut usia.

"Urusan teknis pelunasan BPIH nanti akan disampaikan oleh Pak Dirjen (Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu, red)," ujarnya. Dia mengatakan jika Kemenag akan mempelajari terlebih dulu perpres BPIH itu sebelum kebijakan pelunasan benar-benar dibuka.

Hasil pembahasan antara Kemenag dengan DPR diputuskan jika besaran BPIH 2013 sebesar USD 3.527 (Rp 34,3 juta) per jamaah. Nominal itu turun USD 90 dibandingkan BPIH 2012 lalu. Jika calon jamaah haji sudah membayar uang muka sebesar Rp 25 juta, berarti tanggungan pelunasan mereka sekitar Rp 9,3 juta. Perlu dicatat nilai kurs BPIH disesuaikan dengan kurs Bank Indonesia ketika jamaah melakukan pelunasan.

Dalam kesempatan sebelumnya SDA mengatakan jika penurunan BPIH itu tidak akan mengubah kualitas pelayanan terhadap jamaah haji. "Ini menjadi perhatian kami. Kualitas tidak boleh turun," tegasnya.

Penurunan nilai BPIH itu menurut SDA disebabkan adanya peningkatan subsidi kepada jamaah haji. Subsidi itu diambil dari bunga atau nilai manfaat setoran awal jamaah haji yang ditimbun di rekening Menag.

Pada 2010 subsidi yang diberikan ke setiap jamaah rata-rata Rp 7,6 juta. Pada periode 2011 naik menjadi Rp 11 juta per jamaah. Lalu musim haji 2012 sebesar Rp 12,9 juta. Dan untuk untuk tahun ini subsidi haji sebesar Rp 16,1 juta per jamaah.

 Untuk urusan kuota haji reguler, sampai saat ini masih tetap 194 ribu. Permohonan penambahan kuota baru ke pemerintah Arab Saudi masih belum dikabulkan. (wan/jpnn)http://www.riautoday.com/konten/11406/biaya-haji-2013-resmi-rp-343-juta-----.html