SAVAR - Tim penyelamat Bangaldesh menemukan korban perempuan
selamat meski terkubur hidup-hidup selama 17 hari di bawah reruntuhan
Gedung Rana Plaza, Jumat (10/5/2013). Korban diketahui bernama Reshma.
Pejabat
angkatan darat Bangladesh langsung memerintahkan penghentian
operasional alat berat di lokasi. Upaya ini untuk mempermudah
menyelamatkan korban dari puing-puing bangunan berlantai delapan itu.
Korban melambaikan tangan ke arah tim penyelamat dari lokasi tempat ia
terkubur.
Ia berada di ruang bawah tanah gedung tersebut. Tim
penyelamat langsung memberikan korban air dan biskuit melalui sela-sela
puing bangunan.
Tim menggunakan gergaji tangan serta peralatan
lain untuk membuka besi dan puing-puing agar dapat membebaskan Reshma.
Tim juga membawa tabung oksigen ke lokasi untuk bantuan pernafasan.
Tim
penyelamat telah membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh sejak 24
April lalu. Sebanyak 2.500 orang berhasil diselamatkan seusai tragedi
terburuk di Bangladesh itu.
Hingga kemarin tim penyelamat telah
mengeluarkan 1.039 jenazah dari reruntuhan bangunan. "Kami sudah
mengambil 1.039 mayat," kata juru bicara tim penyelamat, Zihadul Islam,
seperti dilansir tempo.co.
Ratusan kerabat korban masih berkumpul
di sekitar lokasi dengan membawa foto anggota keluarga mereka yang
masih hilang. Namun, tim penyelamat mengalami kesulitan untuk
mengidentifikasi jasad yang sudah membusuk di hari ke-17 pasca-insiden
terjadi.
"Sekitar 156 korban yang belum teridentifikasi sudah
dikubur," ujar Walikota Distrik Dhaka, Mohammad Yousuf Harun. Harun
menambahkan, DNA para korban telah dikumpulkan sehingga nantinya dapat
dicocokkan dengan keluarga untuk identifikasi. (Fajar/MRNetwork)
http://www.halloriau.com/read-internasional-34614-2013-05-11-terkubur-2-pekan-satu-perempuan-selamat-.html
Senin, 13 Mei 2013
Rancang Perda, Pemkab Kuansing Stuban ke Bandung
TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuansing Jumat (10/5/2013)
melakukan studi banding (Stuban) ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Stuban ini dalam rangka sinkronisasi pengajuan Peraturan Daerah (Perda).
Kedatangan Pemkab Kuansing dipimpin Asisten I Setda Drs H Erlianto bersama dengan rombongan diterima langsung Asisten I Pemkab Bandung H Yudhi Hariyanto,SH.
Turut mendampingi Erlianto, Kabag Hukum Setda Kuansing, Wim Jefrizal dan Kasubag Peraturan Perundangan Yurdaningsih, SH dan sejumlah staf. Sementara dari Pemkab Bandung selain Asisten I juga hadir Kabag Hukum Pemkab Bandung Dicky A, SH, MH dan Kasubag Dokumentasi Herlin Anggela Dewi, SH.
Pada pertemuan yang berlangsung di ruang multi media, Pemkab Bandung menurut Kabag Hukum Dicky lebih banyak mengurusi regulasi tentang kebijakan keuangan daerah, terutama mengenai menyangkut payung hukum penggunaan anggaran.
Namun untuk Prolegda penyelenggaran pendidikan sudah ada Perda Nomor 26 Tahun 2011, Tentang Pertambangan sudah ada Perda nomo08 Tahun 2011, untuk PPNS belum ada.
"Namun demikian semua Perda yang sudah ada dapat dilakukan sinkronisasi sesuai dengan kebutuhan Kuansing," ujar Dicky Kabag Hukum Pemkab Bandung.
Ditambahkan Dicky, tahun ini Pemkab Bandung mengajukan 13 Ranperda diantaranya tentang Inspektorat yang terjadi perubahan distatus pejabatnya dari struktural menjadi fungsional, Ranperda tentang jasa umum dan pengelolaan air tanah.
Sementara itu Kabag Hukum Setda Kuansing, Wim Jefrizal menambahkan, Kunker kali ini juga untuk sinkronisasi dan harmonisasi beberapa Ranperda yang menjadi prioriotas untuk diajukan ke DPRD Kuansing.
Seperti Ranperda Izin Usaha Jasa Konstruksi, Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan, Ranperda Pengelolaan Pertambangan dan Mineral Batubara, Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Ranperda Pembentukan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil).(Idi Susianto/MRnetwork)
http://www.halloriau.com/read-kuansing-34631-2013-05-12-rancang-perda-pemkab-kuansing-stuban-ke-bandung.html
Kedatangan Pemkab Kuansing dipimpin Asisten I Setda Drs H Erlianto bersama dengan rombongan diterima langsung Asisten I Pemkab Bandung H Yudhi Hariyanto,SH.
Turut mendampingi Erlianto, Kabag Hukum Setda Kuansing, Wim Jefrizal dan Kasubag Peraturan Perundangan Yurdaningsih, SH dan sejumlah staf. Sementara dari Pemkab Bandung selain Asisten I juga hadir Kabag Hukum Pemkab Bandung Dicky A, SH, MH dan Kasubag Dokumentasi Herlin Anggela Dewi, SH.
Pada pertemuan yang berlangsung di ruang multi media, Pemkab Bandung menurut Kabag Hukum Dicky lebih banyak mengurusi regulasi tentang kebijakan keuangan daerah, terutama mengenai menyangkut payung hukum penggunaan anggaran.
Namun untuk Prolegda penyelenggaran pendidikan sudah ada Perda Nomor 26 Tahun 2011, Tentang Pertambangan sudah ada Perda nomo08 Tahun 2011, untuk PPNS belum ada.
"Namun demikian semua Perda yang sudah ada dapat dilakukan sinkronisasi sesuai dengan kebutuhan Kuansing," ujar Dicky Kabag Hukum Pemkab Bandung.
Ditambahkan Dicky, tahun ini Pemkab Bandung mengajukan 13 Ranperda diantaranya tentang Inspektorat yang terjadi perubahan distatus pejabatnya dari struktural menjadi fungsional, Ranperda tentang jasa umum dan pengelolaan air tanah.
Sementara itu Kabag Hukum Setda Kuansing, Wim Jefrizal menambahkan, Kunker kali ini juga untuk sinkronisasi dan harmonisasi beberapa Ranperda yang menjadi prioriotas untuk diajukan ke DPRD Kuansing.
Seperti Ranperda Izin Usaha Jasa Konstruksi, Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan, Ranperda Pengelolaan Pertambangan dan Mineral Batubara, Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Ranperda Pembentukan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil).(Idi Susianto/MRnetwork)
http://www.halloriau.com/read-kuansing-34631-2013-05-12-rancang-perda-pemkab-kuansing-stuban-ke-bandung.html
Wujud Komitmen Perusahaan, Program RAPP Sejahterakan Warga Pulau Padang
PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) senantiasa menunjukkan komitmen
yang kuat dalam peran serta membangun bumi lancang kuning dan
mensejahterakan masyarakat yang berada di sekitar wilayah
operasionalnya. Berbagai kegiatan dan program Corporate Social
Responsibility (CSR) telah berlangsung sejak tahun 1999 hingga saat ini.
Program-program tersebut diantaranya program Pertanian Terpadu (IFS), Usaha Kecil dan Menengah (SME�s), Pelatihan Keterampilan Kejuruan (Vocational Training), Pembangunan Infrastruktur (SIP), Kesukarelawanan Karyawan (EV), Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Pendidikan, Bidang Keagamaan, hingga program yang berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan.
Program ini sudah diimplementasikan di sekitar wilayah operasional perusahaan, yakni di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Siak, Kuansing, dan Kep Meranti.
Saat ini RAPP tengah fokus menjalankan berbagai program Community Development (CD) di Kep Meranti, khususnya di Pulau Padang. Meski sempat berhenti beroperasi akibat pro kontra terhadap keberadaan perusahaan kertas tersebut, RAPP tetap melanjutkan estafet program CD yang menjadi tonggak penting perusahaan dalam menumbuhkembangkan diri bersama masyarakat.
Hingga saat ini perusahaan telah memberikan kontribusi berupa bantuan pemberian beasiswa mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, memberikan peluang kerja dan usaha kepada masyarakat lokal, peningkatan tingkat kesehatan masyarakat seperti pelayanan paket gizi, pengobatan massal, imunisasi serta sunatan massal, pelatihan kejuruan, peningkatan kapasitas imam dan khatib, pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.
Tak kalah menariknya, untuk lebih mempermudah aktifitas bagi masyarakat Pulau Padang, RAPP juga memberikan bantuan infrastruktur yang telah diberikan berupa bantuan pembangunan masjid/musholla, sekolah, sarana olah raga, kantor desa, peralatan/meubel, jalan desa serta bangunan sosial lainnya. Hal ini merupakan bentuk komitmen RAPP untuk menyejahterakan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional Pulau Padang.
Seperti dalam rilis yang diterima Halloriau.com, Asman, tokoh masyarakat Desa Mengkopot mengungkapkan, ''Sebelumnya saya pernah mengikuti sosialisasi yang difasilitasi oleh perusahaan. Kemudian ada yang mengatakan jika perusahaan masuk maka pulau padang akan hanyut (tenggelam, red), banjir. Menurut saya, kemarin itu ada segelintir masyarakat yang terprovokasi oleh hal-hal yang bersifat kepentingan kelompok. Syukurlah alhamdulillah untuk saat ini, Desa Mengkopot sudah kondusif. Karena adanya penghentian sementara operasional RAPP beberapa waktu lalu, banyak terjadi pengangguran. Saat ini Desa Mengkopot menjadi perhatian lewat program CD nya, selagi perusahaan berjalan sesuai prosedur, kami tetap mendukung, harapan saya program CD nya berkelanjutan sepanjang tahun.''
Senada dengan Asman, Aris (60), salah seorang pemilik kantin di Sei Kuat, sangat merasakan dampak dari penghentian operasional RAPP di daerahnya. Pria yang telah menetap di Sei Kuat sejak tahun 1985 itu mengatakan, semenjak operasional RAPP berhenti, selama satu tahun belakangan kantin miliknya terpaksa harus ditutup. Ia juga terpaksa memulangkan pekerja tetapnya yang berjumlah 12 orang karena tak sanggup membayar upah mereka.
''Selama penghentian ini saya mengalami kerugian yang cukup besar. Dan sejak pertengahan April lalu sudah banyak orang yang datang ke sini (Desa Sei Kuat, red), sehingga penghasilan mulai banyak,'' ujar Pria asal Binjai, Sumatera Utara itu saat ditemui disela-sela aktivitasnya.
Sementara itu, Marzum, Estate Manager RAPP untuk wilayah Pulau Padang mengungkapkan, RAPP akan memberikan peluang kerja bagi lebih kurang 500 orang penduduk tempatan dan membuka kesempatan kepada kontraktor lokal. Program dari CD kembali bergulir seperti perbaikan jalan yang sedang dinantikan oleh masyarakat, serta bantuan infrastruktur lainnya.
Keberadaan RAPP sangat berdampak bagi pembangunan. Hal ini didukung oleh hasil penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM-UI) tahun 2010 menyimpulkan selama beroperasi (1999-2010) RAPP telah berkontribusi dalam pembentukan PDB nasional sekitar Rp 75 trilliun.
Berkontribusi dalam menciptakan pendapatan rumah tangga nasional sekitar Rp 22.3 trilyun, dan Riau sekitar Rp 17.1 trilyun (76.6%), dan sisanya 23.4% muncul di Provinsi lainnya. Kontribusi peningkatan jumlah tenaga kerja RAPP dan perusahaan rekanannya secara rata-rata sekitar 87 ribu orang, yang terdiri dari 64 ribu orang (72.95%) di Riau, dan 23 ribu orang (27.05%) muncul di provinsi lain. Pengeluaran untuk program CSR telah memberikan dampak multiplier output, bahkan dalam jangka panjang, alokasi pengeluaran program CSR yang tepat sasaran dapat membantu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (*/Yusni Fatimah)
http://www.halloriau.com/read-otonomi-34619-2013-05-11-program-rapp-sejahterakan-warga-pulau-padang--.html
Sabtu, 11 Mei 2013
Kader PPP Kuansing Loncat ke Hanura
XNEWSS.COM-KUANTAN SINGGI-Menjelang Pemilu Legislatif 2014, peta politik
semakin memanas. Tidak haya di tingkat elit pusat, kekisruhan partai
juga terjadi sampai ke tingkat pimpinan anak cabang (PAC).
Salah satunya di Kuantan Singingi, Mantan Ketua DPC PPP Sukemi, S.Ag yang juga mantan anggota DPRD Kuansing periode 2004-2009, memastikan
diri bergabung dengan Partai Hanura.
Menurut Sukemi, alasan dirinya memilih berlabuh ke partai nomor urut 10 ini karena partai Hanura dipandang sangat memihak kepada rakyat."Idiologi mereka yaitu 'tidak akan pernah menghianati rakyat'itu menurut saya sangat mulia untuk diperjuangkan," ujar Sukemi yang mengaku pada 2014 nanti akan maju untuk calon DPRD propinsi.
Oleh sebab itu menurut Sukemi, jauh-jauh hari dirinya telah melakukan sosialisasi baik di Kabupaten Inhu maupun di Kuansing sendiri."Ini saja
saya bersama kawan-kawan baru saja bersilaturahmi dengan masyarakat Kuala Cinaku Kabupaten Inhu," ungkapnya, sore kemarin.
Perihal bergabungnya Sukemi ini dipartai Hanura, dibenarkan Ketua DPC Hanura, Ijlis Hadi, S.Pd saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya. "Memang ada beberapa kader partai lain termasuk kader-kader partai yang tidak lolos yang ingin bergabung ke kita, dan kita tentunya sangat terbuka, namun demikian kita juga tentu akan selektif dan melihat komitmennya untuk bersama-sama membesarkan partai ini. Kalau nanti justru akan menjadi duri dalam daging tentu tidak kita terima," ujar Ijlis Hadi.
Selanjutnya, ia juga menyebutkan bahwa sesuai dengan arahan DPP, Ijlis hadi menyatakan bahwa DPC Hanura Kuansing telah melakukan penjaringan caleg sejak 2011 lalu.
"Kita sudah dari 2011 lalu melakukan penjaringan, dan itu kita minta masing-masing PAC melakukannya dan mengusulkan ke DPC, nanti baru ada
tim 7 namanya untuk menseleksi masing-masing yang telah diusulkan PAC-PAC ini," katanya. (rat/rbc)
http://xnewss.com/view/Kuansing---Rohul/1210/Kader-PPP-Kuansing-Loncat-ke-Hanura.html#.UY49QlIY3z8
Salah satunya di Kuantan Singingi, Mantan Ketua DPC PPP Sukemi, S.Ag yang juga mantan anggota DPRD Kuansing periode 2004-2009, memastikan
diri bergabung dengan Partai Hanura.
Menurut Sukemi, alasan dirinya memilih berlabuh ke partai nomor urut 10 ini karena partai Hanura dipandang sangat memihak kepada rakyat."Idiologi mereka yaitu 'tidak akan pernah menghianati rakyat'itu menurut saya sangat mulia untuk diperjuangkan," ujar Sukemi yang mengaku pada 2014 nanti akan maju untuk calon DPRD propinsi.
Oleh sebab itu menurut Sukemi, jauh-jauh hari dirinya telah melakukan sosialisasi baik di Kabupaten Inhu maupun di Kuansing sendiri."Ini saja
saya bersama kawan-kawan baru saja bersilaturahmi dengan masyarakat Kuala Cinaku Kabupaten Inhu," ungkapnya, sore kemarin.
Perihal bergabungnya Sukemi ini dipartai Hanura, dibenarkan Ketua DPC Hanura, Ijlis Hadi, S.Pd saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya. "Memang ada beberapa kader partai lain termasuk kader-kader partai yang tidak lolos yang ingin bergabung ke kita, dan kita tentunya sangat terbuka, namun demikian kita juga tentu akan selektif dan melihat komitmennya untuk bersama-sama membesarkan partai ini. Kalau nanti justru akan menjadi duri dalam daging tentu tidak kita terima," ujar Ijlis Hadi.
Selanjutnya, ia juga menyebutkan bahwa sesuai dengan arahan DPP, Ijlis hadi menyatakan bahwa DPC Hanura Kuansing telah melakukan penjaringan caleg sejak 2011 lalu.
"Kita sudah dari 2011 lalu melakukan penjaringan, dan itu kita minta masing-masing PAC melakukannya dan mengusulkan ke DPC, nanti baru ada
tim 7 namanya untuk menseleksi masing-masing yang telah diusulkan PAC-PAC ini," katanya. (rat/rbc)
http://xnewss.com/view/Kuansing---Rohul/1210/Kader-PPP-Kuansing-Loncat-ke-Hanura.html#.UY49QlIY3z8
Jumat, 10 Mei 2013
Jadwal Festival, Pacu jalur di Kuansing 2013
Tradisi pacu jalur adalah kegiatan olah raga balap dayung tradisional
dari Kabupaten Kuantan Singingi di Provinsi Riau. Olahraga balap dayung
ini menggunakan perahu yang terbuat dari kayu gelondongan yang panjang
yang disebut jalur.
Pacu jalur diselenggarakan setiap tahun dalam rangka menyambut Hari
Kemerdekaan Indonesia. Festival pacu jalur setiap tahunnya selalu
dimeriahkan oleh ratusan perahu dan ribuan atlet dayung.
Tradisi pacu jalur sampai sekarang masih dilestarikan dan telah menjadi
salah satu kegiatan rutin tahunan Dinas Pariwisata Kabupaten Kuantan
Sangingi. Kemeriahan festival pacu jalur mampu menarik ribuan wisatawan
dari dalam dan luar negeri.
Pacu
jalur dari Kuantan Singingi memiliki sejarah dari kegiatan masyarakat
setempat pada tahun 1900-an. Di masa lalu masyarakat daerah Kuantan
Singingi menggunakan perahu-perahu gelondongan sebagai sarana transportasi.
Perahu gelondongan juga digunakan untuk mengangkut dan memindahkan hasil bumi atau hasil hutan dari daerah Kuantan Singingi.
- Rayon I di Kecamatan Inuman , tanggal 13 - 15 Juni.
- Rayon II di Kecamatan Gunung Toar , Tanggal 18 - 20 Juni.
- Rayon III di Kecamatan Pangean , Tanggal 25 - 27 Juni.
- Rayon IV di Kecamatan Sentajo Raya , Tanggal 1 - 3 Juli.
- Pacu Jalur Even Nasional di Tepian Narosa Teluk Kuantan akan di adakan pada tanggal 22 - 25 Agustus.
Mari Kita Sukseskan Pacu Jalur 2013!!!!
salam: Kuansing Wide-Shotlihat juga Link:
Fb: http://www.facebook.com/kuansing.wideshot.3
Twetter: @kuansingwideshot
Perahu gelondongan juga digunakan untuk mengangkut dan memindahkan hasil bumi atau hasil hutan dari daerah Kuantan Singingi.
- Rayon I di Kecamatan Inuman , tanggal 13 - 15 Juni.
- Rayon II di Kecamatan Gunung Toar , Tanggal 18 - 20 Juni.
- Rayon III di Kecamatan Pangean , Tanggal 25 - 27 Juni.
- Rayon IV di Kecamatan Sentajo Raya , Tanggal 1 - 3 Juli.
- Pacu Jalur Even Nasional di Tepian Narosa Teluk Kuantan akan di adakan pada tanggal 22 - 25 Agustus.
Mari Kita Sukseskan Pacu Jalur 2013!!!!
salam: Kuansing Wide-Shotlihat juga Link:
Fb: http://www.facebook.com/kuansing.wideshot.3
Twetter: @kuansingwideshot
Biaya Haji 2013 Resmi Rp 34,3 Juta
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
akhirnya sudah meneken peraturan presiden (perpres) biaya
penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2013. Presiden mengucap syukur karena
BPIH tahun ini lebih rendah USD 90 dibanding tahun lalu. Kementerian
Agama (Kemenag) segera menetapkan masa pelunasan BPIH 2013 bagi calon
jamaah haji yang masuk kuota haji tahun ini.
Kabar pengesahan Perpres BPIH 2013 itu ditegaskan Menteri Agama Suryadharma Ali.
"Memang benar sudah disahkan Presiden Perpresnya. Sebentar lagi akan mulai dibuka masa pelunasan," katanya usai mengikuti rapat di kantor Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) kemarin.
Menteri yang juga ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, saat ini tugasnya Kemenag untuk menyiapkan urusan teknisnya.
"Termasuk kapan calon jamaah haji bisa mulai melunasi, akan kita tetapkan segera," papar menteri yang akrab disapa SDA itu. Dia meminta supaya masyarakat yang sudah masuk kuota haji tahun ini, supaya mempersiapkan diri. Diantara yang utama adalah mempersiapkan uang untuk melunasi ongkos naik haji.
Persiapan ini penting, karena mulai tahun ini Kemenag hanya membuka satu tahap pelunasan BPIH. Jika ada calon jamaah haji kuota 2013 yang tidak bisa melunasi BPIH pada waktu yang telah ditetapkan, maka nomor porsinya masuk daftar sisa kuota. Sisa kuota ini lantas ditarik oleh Kemenag, selanjutnya dibagikan lagi ke daerah untuk dipakai jamaah lanjut usia.
"Urusan teknis pelunasan BPIH nanti akan disampaikan oleh Pak Dirjen (Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu, red)," ujarnya. Dia mengatakan jika Kemenag akan mempelajari terlebih dulu perpres BPIH itu sebelum kebijakan pelunasan benar-benar dibuka.
Hasil pembahasan antara Kemenag dengan DPR diputuskan jika besaran BPIH 2013 sebesar USD 3.527 (Rp 34,3 juta) per jamaah. Nominal itu turun USD 90 dibandingkan BPIH 2012 lalu. Jika calon jamaah haji sudah membayar uang muka sebesar Rp 25 juta, berarti tanggungan pelunasan mereka sekitar Rp 9,3 juta. Perlu dicatat nilai kurs BPIH disesuaikan dengan kurs Bank Indonesia ketika jamaah melakukan pelunasan.
Dalam kesempatan sebelumnya SDA mengatakan jika penurunan BPIH itu tidak akan mengubah kualitas pelayanan terhadap jamaah haji. "Ini menjadi perhatian kami. Kualitas tidak boleh turun," tegasnya.
Penurunan nilai BPIH itu menurut SDA disebabkan adanya peningkatan subsidi kepada jamaah haji. Subsidi itu diambil dari bunga atau nilai manfaat setoran awal jamaah haji yang ditimbun di rekening Menag.
Pada 2010 subsidi yang diberikan ke setiap jamaah rata-rata Rp 7,6 juta. Pada periode 2011 naik menjadi Rp 11 juta per jamaah. Lalu musim haji 2012 sebesar Rp 12,9 juta. Dan untuk untuk tahun ini subsidi haji sebesar Rp 16,1 juta per jamaah.
Untuk urusan kuota haji reguler, sampai saat ini masih tetap 194 ribu. Permohonan penambahan kuota baru ke pemerintah Arab Saudi masih belum dikabulkan. (wan/jpnn)http://www.riautoday.com/konten/11406/biaya-haji-2013-resmi-rp-343-juta-----.html
Kabar pengesahan Perpres BPIH 2013 itu ditegaskan Menteri Agama Suryadharma Ali.
"Memang benar sudah disahkan Presiden Perpresnya. Sebentar lagi akan mulai dibuka masa pelunasan," katanya usai mengikuti rapat di kantor Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) kemarin.
Menteri yang juga ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, saat ini tugasnya Kemenag untuk menyiapkan urusan teknisnya.
"Termasuk kapan calon jamaah haji bisa mulai melunasi, akan kita tetapkan segera," papar menteri yang akrab disapa SDA itu. Dia meminta supaya masyarakat yang sudah masuk kuota haji tahun ini, supaya mempersiapkan diri. Diantara yang utama adalah mempersiapkan uang untuk melunasi ongkos naik haji.
Persiapan ini penting, karena mulai tahun ini Kemenag hanya membuka satu tahap pelunasan BPIH. Jika ada calon jamaah haji kuota 2013 yang tidak bisa melunasi BPIH pada waktu yang telah ditetapkan, maka nomor porsinya masuk daftar sisa kuota. Sisa kuota ini lantas ditarik oleh Kemenag, selanjutnya dibagikan lagi ke daerah untuk dipakai jamaah lanjut usia.
"Urusan teknis pelunasan BPIH nanti akan disampaikan oleh Pak Dirjen (Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu, red)," ujarnya. Dia mengatakan jika Kemenag akan mempelajari terlebih dulu perpres BPIH itu sebelum kebijakan pelunasan benar-benar dibuka.
Hasil pembahasan antara Kemenag dengan DPR diputuskan jika besaran BPIH 2013 sebesar USD 3.527 (Rp 34,3 juta) per jamaah. Nominal itu turun USD 90 dibandingkan BPIH 2012 lalu. Jika calon jamaah haji sudah membayar uang muka sebesar Rp 25 juta, berarti tanggungan pelunasan mereka sekitar Rp 9,3 juta. Perlu dicatat nilai kurs BPIH disesuaikan dengan kurs Bank Indonesia ketika jamaah melakukan pelunasan.
Dalam kesempatan sebelumnya SDA mengatakan jika penurunan BPIH itu tidak akan mengubah kualitas pelayanan terhadap jamaah haji. "Ini menjadi perhatian kami. Kualitas tidak boleh turun," tegasnya.
Penurunan nilai BPIH itu menurut SDA disebabkan adanya peningkatan subsidi kepada jamaah haji. Subsidi itu diambil dari bunga atau nilai manfaat setoran awal jamaah haji yang ditimbun di rekening Menag.
Pada 2010 subsidi yang diberikan ke setiap jamaah rata-rata Rp 7,6 juta. Pada periode 2011 naik menjadi Rp 11 juta per jamaah. Lalu musim haji 2012 sebesar Rp 12,9 juta. Dan untuk untuk tahun ini subsidi haji sebesar Rp 16,1 juta per jamaah.
Untuk urusan kuota haji reguler, sampai saat ini masih tetap 194 ribu. Permohonan penambahan kuota baru ke pemerintah Arab Saudi masih belum dikabulkan. (wan/jpnn)http://www.riautoday.com/konten/11406/biaya-haji-2013-resmi-rp-343-juta-----.html
Perampokan di kuansing, kembali terjadi
TELUK KUANTAN - Aksi perampokan dengan menggunakan
senjata api (Senpi) kembali terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi. Kali
ini yang menjadi sasaran rampok adalah salah seorang Tauke Getah di
Dusun Cambay, Desa Munsalo Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (2/5)
dini hari.
Sekitar pukul 03.15 WIB, kawanan rampok ini beraksi. Beruntung tidak
ada korban jiwa dalam aksi ini, namun korban yang bernama Mulyadi (45)
ini mengalami kerugian uang senilai Rp15 juta, 2 unit HP dan satu unit
laptop.(jps/rpg).
http://www.riautoday.com/konten/11400/rampok-bersenpi-kembali-beraksi-di-kuansing.html
http://www.riautoday.com/konten/11400/rampok-bersenpi-kembali-beraksi-di-kuansing.html
Selasa, 23 April 2013
Wapres Kantongi 3 Nama Calon Sekda Riau
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri memastikan tiga nama calon
Sekretaris Daerah Provinsi Riau sudah berada di Tim Penilai Akhir (TPA)
yang diketuai oleh Wakil Presiden Boediono. Namun demikian, Kemendagri
belum bisa memastikan kapan Sekda Riau definitif ditetapkan.
Tiga nama calon Sekda yang diusulkan oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal, yakni Kepala Inspektorat Riau Syamsurizal, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Riau Ramli Walid dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Riau Zaini Ismail. Dari tiga nama tersebut, salah satunya akan ditetapkan sebagai Sekda Riau definitif.
"Pak Mendagri sudah menyerahkan tiga nama calon Sekda Riau ke TPA yang langsung dipimpin oleh Wapres. Selanjutnya, salah satu dari tiga nama tersebut akan ditetapkan menjadi Sekda definitif," kata Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga yang juga Juru Bicara Kemendagri, Reydonnyzar 'Donny' Moenek, di Jakarta, Senin (22/4/2013).
Donny belum bisa memastikan berapa lama proses TPA dalam menetapkan satu nama untuk menjadi Sekda definitif. "Proses TPA itu tidak bisa diprediksi. Bisa saja satu bulan, dua atau lebih," katanya.
Seperti diketahui, jabatan Sekda Riau saat ini kosong pasca Wan Syamsir Yus pensiun pada 1 April lalu. Terkait Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, Dony menyatakan pihaknya tidak perlu memberitahukan kepada Gubri untuk mengangkat Plt Sekda. Sebab wewenang mengangkat Plt, sepenuhnya berada di tangan Gubri. Jika mengangkat Plt Sekda, Donny menyatakan Gubri hanya melapor ke Kemendagri
Tiga nama calon Sekda yang diusulkan oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal, yakni Kepala Inspektorat Riau Syamsurizal, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Riau Ramli Walid dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Riau Zaini Ismail. Dari tiga nama tersebut, salah satunya akan ditetapkan sebagai Sekda Riau definitif.
"Pak Mendagri sudah menyerahkan tiga nama calon Sekda Riau ke TPA yang langsung dipimpin oleh Wapres. Selanjutnya, salah satu dari tiga nama tersebut akan ditetapkan menjadi Sekda definitif," kata Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga yang juga Juru Bicara Kemendagri, Reydonnyzar 'Donny' Moenek, di Jakarta, Senin (22/4/2013).
Donny belum bisa memastikan berapa lama proses TPA dalam menetapkan satu nama untuk menjadi Sekda definitif. "Proses TPA itu tidak bisa diprediksi. Bisa saja satu bulan, dua atau lebih," katanya.
Seperti diketahui, jabatan Sekda Riau saat ini kosong pasca Wan Syamsir Yus pensiun pada 1 April lalu. Terkait Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, Dony menyatakan pihaknya tidak perlu memberitahukan kepada Gubri untuk mengangkat Plt Sekda. Sebab wewenang mengangkat Plt, sepenuhnya berada di tangan Gubri. Jika mengangkat Plt Sekda, Donny menyatakan Gubri hanya melapor ke Kemendagri
Penyadap Karet Resah Hadapi Tahun Ajaran Baru
TELUK KUANTAN-Sejak dua bulan terakhir ini, harga karet mengalami
penurunan. Kondisi ini sangat berpengaruh pada ekonomi masyarakat
Kuantan Singingi yang sebagian besar bergantung pada komoditas tersebut.
Terlebih tahun ajaran baru sudah mendekat.
"Entah lah pak, bagaimana caranya nanti, tahun ini anak saya yang paling tua mau melanjutkan ke SMP kalau lulus, dan yang nomor dua mau masuk TK, pastinya perlu biaya yang tidak sedikit, sementara sekarang jangankan menabung untuk persiapan, kebutuhan sehari-hari saja sering ngutang di warung," ujar Iros, ibu rumah tangga asal Taluk Kuantan saat berbincang dengan wartawan beberapa waktu lalu.
Ibu tiga anak yang suaminya sehari-hari berporfesi sebagai petani penyadap karet ini mengaku kalau penghasilan suaminya dari menyadap karet kebun milik kerabatnya itu hanya berkisar Rp 200 ribu satu minggu itu pun kalau tidak ada hujan.
"Sekarang harga karet terus turun, bahkan dua hari lalu kami jual harganya cuma Rp 7000 satu kilo, dalam seminggu itu cuma paling dapat 70 kg, jadi duitnya paling Rp 400 ribu, dibagi dua dengan yang punya kebun tinggal lagi Rp 200 ribu, bayar hutang di kedai dengan hutang sama induk semang, paling 100-150 yang dibawa pulang, Rp. 100 ribu seminggu mau makan apa zaman sekarang ini, yah makanya terpaksa ngutang lagi," ujarnya lirih.
Seharusnya menurut Iros, dalam menghadapi tahun ajaran baru ini dirinya sudah bisa menabung untuk persiapan mulai dari sekarang, tapi dengan kondisi seperti ini ia mengaku tidak bisa.
Terpisah, salah satu induk semang (toke) yang biasa membeli karet masyarakat di Seberang Taluk, Buyung mengakui kalau sejak dua bulan terakhir ini harga karet memang anjlok. "Wah, karam kami pak, sudah 7000 sekarang, kalau udah segini banyak petani yang ngutang,"ujarnya singkat
"Entah lah pak, bagaimana caranya nanti, tahun ini anak saya yang paling tua mau melanjutkan ke SMP kalau lulus, dan yang nomor dua mau masuk TK, pastinya perlu biaya yang tidak sedikit, sementara sekarang jangankan menabung untuk persiapan, kebutuhan sehari-hari saja sering ngutang di warung," ujar Iros, ibu rumah tangga asal Taluk Kuantan saat berbincang dengan wartawan beberapa waktu lalu.
Ibu tiga anak yang suaminya sehari-hari berporfesi sebagai petani penyadap karet ini mengaku kalau penghasilan suaminya dari menyadap karet kebun milik kerabatnya itu hanya berkisar Rp 200 ribu satu minggu itu pun kalau tidak ada hujan.
"Sekarang harga karet terus turun, bahkan dua hari lalu kami jual harganya cuma Rp 7000 satu kilo, dalam seminggu itu cuma paling dapat 70 kg, jadi duitnya paling Rp 400 ribu, dibagi dua dengan yang punya kebun tinggal lagi Rp 200 ribu, bayar hutang di kedai dengan hutang sama induk semang, paling 100-150 yang dibawa pulang, Rp. 100 ribu seminggu mau makan apa zaman sekarang ini, yah makanya terpaksa ngutang lagi," ujarnya lirih.
Seharusnya menurut Iros, dalam menghadapi tahun ajaran baru ini dirinya sudah bisa menabung untuk persiapan mulai dari sekarang, tapi dengan kondisi seperti ini ia mengaku tidak bisa.
Terpisah, salah satu induk semang (toke) yang biasa membeli karet masyarakat di Seberang Taluk, Buyung mengakui kalau sejak dua bulan terakhir ini harga karet memang anjlok. "Wah, karam kami pak, sudah 7000 sekarang, kalau udah segini banyak petani yang ngutang,"ujarnya singkat
Batal di Riau, ISG III Akhirnya Dipindah ke Jakarta.
JAKARTA - Pesta olahraga antarnegara Islam, Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, akhirnya diputuskan digelar di Jakarta, 22 September - 1 Oktober. Pasalnya, tidak memungkinkan untuk dilaksanakan di Pekanbaru, Riau, seperti rencana awal. Dilansir dari kompas.com, keputusan ini diambil melalui rapat dengan berbagai pihak. "Tadi siang ada keputusan penting yang sangat terpaksa sekali harus kami ambil. Mencermati perkembangan terakhir di Pekanbaru, ISG terpaksa digelar di Jakarta," kata Menpora, Roy Suryo, ditemui di kantor Kemenpora di Senayan, Jakarta, Senin (22/4/2013).
Berdasarkan hasil rapat Kemenpora dengan KOI, KONI, panitia ISG, Satlak Prima, dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Roy mengaku terpaksa membuka opsi ketiga, yakni pemindahan tempat pelaksanaan ISG dari Riau, agar pelaksanaan ISG tetap berlangsung tanpa harus merugikan Indonesia maupun negara-negara peserta.
Sebelumnya Roy memang mengatakan opsi pemindahan tempat pelaksanaan ISG dari Riau merupakan pilihan terakhir demi menghormati masyarakat Riau. Beberapa poin yang membuat ISG tidak memungkinkan dilaksanakan di Pekanbaru, Riau, lanjut Roy, antara lain dua arena utama yang masih disegel dengan utang Rp 200 miliar yang tidak memungkinkan diselesaikan dalam waktu dekat, serta waktu yang bentrok dengan Bulan Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, serta pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Riau.
"Mekanisme keuangan di Riau tidak memungkinkan menyelesaikan utang penyelesaian dua venue utama sebesar Rp 200 miliar. Begitu juga stadion aquatik yang belum ada perkembangan berarti," jelas Roy. Ia menambahkan, "Status Rusli Zainal (Gubernur Riau sekaligus Ketua Pelaksana ISG) sebagai tersangka tidak memungkinkan lagi melaksanakan secara penuh selaku ketua panitia dan stake holder daerah yang kurang support menyelesaikan progres ISG, maka kami membuka opsi ketiga.
" Wacana awal untuk menggeser pelaksanaan ISG pada bulan September, menurut Roy, juga tidak memungkinkan karena bersamaan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau, apalagi kalau harus ada putaran kedua, maka Pilkada putaran kedua akan digelar lagi pada bulan Oktober. "Psikologis masyarakat di sana lebih cenderung menunggu Pilkada. Sedangkan kalau menunggu Pilkada selesai mungkin sekitar November. Tetapi kami tidak mau menabrak pelaksanaan SEA Games (Desember 2013) karena target kami tetap juara umum," kata Roy.
Awalnya ajang kompetisi antarnegara Islam itu akan digelar pada 6-17 Juni 2013 di Pekanbaru, Riau. Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk pelaksanaan ISG sementara pemerintah daerah Riau juga memberi anggaran dana Rp 45 miliar. Dengan dipindahnya pelaksanaan ISG dari Riau, maka dana ISG dari anggaran daerah dihanguskan. "Kebijakannya nanti dari Pemerintah Riau," ujar Roy. Roy mengaku belum memberitahu langsung kabar ini kepada Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Namun ia memastikan, Pemerintah DKI Jakarta tidak perlu menyediakan anggaran dana khusus untuk ISG. "Saya percaya DKI Jakarta akan lebih mudah dan lebih siap," kata Roy yang akan segera menggelar pertemuan dengan Jokowi.(MRnetwork) http://www.halloriau.com/read-olahraga-34142-2013-04-22-isg-iii-akhirnya-dipindah-ke-jakarta.html
Langganan:
Postingan (Atom)



